Pelintas Entikong Jadi Bahasan, Awak Media Sambangi Kantor Imigrasi Kelas II Entikong Silaturahmi Berlanjut di Warung Pawon Solo sambil makan siang & ngopi
ENTIKONG, SANGGAU — suarafaktanews.com
Aktivitas masyarakat yang keluar-masuk melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Entikong menjadi salah satu topik yang dibahas dalam silaturahmi sejumlah awak media dengan jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, 25-09-2026
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai di ruang lantai II Kantor Imigrasi Entikong. Para awak media diterima langsung oleh Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikim), Andi Latenrisukki Pabbenteng yang biasa disapa Andi Ukki .
Adapun awak media yang hadir pada kesempatan ini Saepul dari Media Lapan6online.com, Abang Syamsyumen dari Media Tribrata.tv,
Sabirin kalbarupdate.id
Amsah japos.co
Saiful ummah zonakini.id
Haikal suarafaktanews.id
Zainul irwansyah SE sinarraya.id
Dalam pertemuan tersebut, komunikasi berkembang pada berbagai dinamika kawasan perbatasan, khususnya terkait mobilitas pelintas yang menggunakan jalur resmi TPI Entikong untuk keluar maupun masuk wilayah Indonesia.
Pembahasan mengenai pelintas menjadi perhatian tersendiri mengingat Entikong merupakan salah satu pintu utama perlintasan antara Indonesia dan Malaysia. Setiap hari, kawasan ini menjadi titik pergerakan masyarakat dengan berbagai kepentingan, mulai dari perjalanan, pekerjaan, keluarga hingga aktivitas ekonomi lintas batas.
Bagi awak media, komunikasi langsung dengan jajaran Imigrasi menjadi penting untuk memperoleh informasi dari sumber yang berkompeten sekaligus memahami dinamika pelayanan keimigrasian di wilayah perbatasan.
“Silaturahmi” Tak Berhenti di Ruang Kantor
Menariknya, silaturahmi tidak berhenti di ruang pertemuan Kantor Imigrasi. Setelah berbincang, Kasi Tikim Andi mengajak para awak media makan bersama di Warung Pawon Solo, yang berada tidak jauh dari Kantor Imigrasi Entikong.
Suasana pun berubah semakin cair. Obrolan berlangsung santai sembari menikmati hidangan, sekaligus menjadi kesempatan mempererat komunikasi antara jajaran Imigrasi dan insan pers yang selama ini banyak bersentuhan dengan berbagai isu perbatasan.
Bagi media, kedekatan komunikasi dengan instansi terkait menjadi bagian penting dalam membangun pemberitaan yang informatif dan berimbang. Sementara bagi masyarakat, keterbukaan komunikasi antara media dan instansi pemerintah diharapkan dapat membantu menghadirkan informasi yang lebih jelas mengenai pelayanan serta aktivitas di kawasan perbatasan.
Entikong sendiri memiliki posisi strategis sebagai salah satu gerbang utama Indonesia–Malaysia. Karena itu, dinamika pelintas, pelayanan keimigrasian, serta berbagai aktivitas di sekitar TPI Entikong selalu menjadi perhatian publik.
Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk menjaga komunikasi dan kemitraan antara insan pers dengan jajaran Imigrasi Entikong, khususnya dalam menyampaikan informasi yang faktual dan aktual mengenai kehidupan di kawasan perbatasan.
(buyung/haikal)