Ketua Bala Komando Melayu Kalbar Maudiansyah Soroti Ritual Potong Babi Di Kantor DPRD Kalbar
Pontianak,- suarafaktanews.com
Maudiansyah Ketua Bala Komando Melayu Kalimantan Barat menyampaikan seruan untuk menjaga toleransi, saling menghormati, serta memperhatikan keberagaman masyarakat dalam setiap pelaksanaan kegiatan budaya di Kalimantan Barat.
Seruan tersebut disampaikan melalui pernyataan Ketua Bala Komando Melayu Panglima Maudiansyah akrab di sapa (Yayan) menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan penghormatan terhadap masyarakat yang memiliki latar belakang keyakinan berbeda.
Dalam pernyataannya, panglima Bala Komando menegaskan bahwa pihaknya menghormati budaya dan ritual masyarakat setempat, termasuk ritual yang berkaitan dengan pemotongan hewan. Namun, Ketua Bala Komando Melayu Maudiansyah meminta agar pelaksanaan ritual tersebut mempertimbangkan kondisi sosial dan keberagaman masyarakat, khususnya ketika dilakukan di ruang publik atau fasilitas pemerintahan.
Yayan secara khusus menyoroti pelaksanaan ritual potong babi yang disebut berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat.
Menurut Yayan, penggunaan fasilitas lembaga pemerintahan untuk kegiatan yang berkaitan dengan ritual budaya perlu menjadi perhatian bersama agar tidak menimbulkan keresahan maupun persoalan di tengah masyarakat.
“Kami sangat menghormati budaya ritual potong babi, tapi tolong hargai kami juga. Di Kalimantan Barat ini ada umat Muslim, dan Kota Pontianak banyak masyarakat mayoritas Islam,” demikian pesan yang disampaikan Panglima Bala Komando dalam materi pernyataannya.
Yayan juga mengingatkan bahwa Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat merupakan fasilitas milik dan untuk kepentingan masyarakat Kalimantan Barat secara keseluruhan, bukan milik satu kelompok atau golongan tertentu.